Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan peneliti berkualitas tingkat nasional. Mahasiswa Program Pascasarjana berhasil meraih prestasi gemilang dengan memenangkan Kompetisi Penelitian Mahasiswa Nasional (KPMN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti di Jakarta pada 15-16 April 2026 lalu.
Prestasi ini merupakan pencapaian signifikan bagi institusi pendidikan tinggi di Kendari, Sulawesi Tenggara. Mahasiswa yang meraih penghargaan tersebut adalah Fitra Aditya Rahman (32 tahun), mahasiswa Program Studi Magister Teknik Sipil Unismuh Kendari, yang memenangkan kategori Riset Terapan dengan judul penelitian “Analisis Mitigasi Bencana Alam Berbasis Infrastruktur Hijau di Kawasan Pesisir Sulawesi Tenggara.”
Penelitian yang dikerjakan selama dua tahun ini menggabungkan konsep engineering modern dengan pemahaman mendalam tentang konteks lokal Sulawesi Tenggara. Fitra berhasil mengalahkan peserta dari universitas-universitas ternama Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Latar Belakang Penelitian yang Inovatif
Fitra Aditya Rahman memilih fokus penelitian yang sangat relevan dengan kondisi geografis dan sosial Sulawesi Tenggara. Sebagai wilayah yang sering menghadapi ancaman bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir, Sulawesi Tenggara memerlukan solusi infrastruktur yang tidak hanya tangguh tetapi juga ramah lingkungan.
“Saya memilih tema ini karena melihat langsung bagaimana komunitas lokal di Kendari dan sekitarnya menghadapi tantangan bencana alam setiap tahun. Penelitian ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Fitra dalam wawancara di ruang Kantor Pascasarjana Unismuh Kendari, Rabu (17/4/2026).
Metodologi penelitian yang dikembangkan Fitra menggabungkan survei lapangan, analisis data geofisika, pemodelan matematika, serta studi partisipatif dengan masyarakat lokal. Hasil risetnya merekomendasikan implementasi mangrove forest sebagai breakwater alami, sustainable drainage system, dan penataan ruang terpadu yang menghubungkan aspek teknis dengan keberlanjutan lingkungan.
Panitia penilai KPMN 2026 memberikan pujian khusus terhadap originalitas ide penelitian, metodologi yang solid, serta relevansi sosial dan ekonomi dari solusi yang ditawarkan Fitra.
Perjalanan Menjadi Juara Nasional
Proses menuju penghargaan nasional ini tidaklah mudah. Fitra melalui seleksi berlapis mulai dari tingkat universitas pada Desember 2025, dilanjutkan dengan seleksi regional Sulawesi pada Februari 2026, hingga akhirnya lolos ke babak final nasional di Jakarta.
“Saya tidak pernah membayangkan akan sampai ke tingkat nasional,” kata Fitra dengan senyuman lebar. “Ketika diumumkan lolos ke babak final, saya langsung menghubungi pembimbing akademik saya, Dr. Yusuf Hartono, untuk mempersiapkan presentasi terbaik. Beliau memberikan banyak masukan berharga untuk menyempurnakan paper dan slide presentasi.”
Dr. Yusuf Hartono, Dosen Pascasarjana Program Studi Magister Teknik Sipil Unismuh Kendari, memang memiliki peran krusial dalam membimbing Fitra. Sebagai akademisi berpengalaman dengan publikasi internasional di bidang teknik infrastruktur, Dr. Hartono mengarahkan Fitra untuk tidak hanya mengejar publikasi di jurnal akademik, tetapi juga memastikan penelitian memiliki aplikabilitas praktis.
“Fitra adalah mahasiswa yang sangat dedikasi dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. Dia tidak puas hanya dengan teori, tetapi ingin turun langsung ke lapangan melihat permasalahan sebenarnya. Itulah yang membedakannya dari mahasiswa lain,” cerita Dr. Hartono dalam keterangan resmi yang dikirimkan ke media, Selasa (16/4/2026).
Dukungan Institusional dan Ekosistem Akademik
Prestasi Fitra tidak terlepas dari dukungan sistem dan ekosistem akademik yang ada di Program Pascasarjana Unismuh Kendari. Institusi ini telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk mendukung riset mahasiswa melalui lab komputer, fasilitas analisis data, dan akses ke database penelitian internasional.
Kepala Program Pascasarjana Unismuh Kendari, Prof. Dr. Bambang Suryanto, M.Eng, dalam pernyataan tertulisnya mengapresiasi pencapaian ini sebagai bukti nyata komitmen universitas terhadap excellence dalam penelitian.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras tidak hanya mahasiswa, tetapi juga dosen pembimbing, tim administrasi pascasarjana, dan dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah Kendari. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas program dan fasilitas untuk menghasilkan lebih banyak peneliti berkualitas tingkat nasional dan internasional,” ujar Prof. Bambang dalam konferensi pers yang digelar di Kampus Unismuh Kendari pada hari Rabu (17/4/2026).
Program Pascasarjana Unismuh Kendari yang didirikan pada 2010 telah berkembang menjadi pusat studi yang menarik bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, program ini menawarkan lima program studi magister: Teknik Sipil, Teknik Elektro, Manajemen, Pendidikan, dan Hukum, dengan total mahasiswa aktif lebih dari 350 orang.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan jumlah publikasi penelitian mahasiswa di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional dalam lima tahun ke depan. Investasi dalam infrastruktur riset dan pengembangan dosen menjadi prioritas utama.
Dampak bagi Universitas dan Komunitas Lokal
Penghargaan yang diraih Fitra membawa dampak positif yang luas bagi Unismuh Kendari. Pertama, meningkatkan reputasi institusi sebagai penghasil penelitian berkualitas di tingkat nasional. Prestasi ini kemungkinan akan menarik lebih banyak calon mahasiswa berkualitas untuk melanjutkan pendidikan di Program Pascasarjana Unismuh Kendari.
Kedua, hasil penelitian Fitra telah menarik perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mempertimbangkan rekomendasi dalam program pembangunan infrastruktur hijau di kawasan pesisir. Pemerintah daerah telah menunjukkan minat untuk mengimplementasikan temuan penelitian ini di beberapa lokasi pilot di Kendari dan Bau-Bau.
“Penelitian Fitra sangat relevan dengan program pembangunan berkelanjutan yang sedang kami jalankan. Kami akan mengadakan diskusi lebih lanjut dengan Universitas Muhammadiyah Kendari untuk kolaborasi implementasi hasil penelitian ini,” ungkap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulawesi Tenggara, Ir. Mansur Fadli, dalam pernyataannya kepada media.
Ketiga, pencapaian Fitra menjadi inspirasi bagi mahasiswa pascasarjana lainnya di Unismuh Kendari untuk meningkatkan komitmen terhadap penelitian berkualitas. Beberapa mahasiswa lain juga telah mengikuti kompetisi penelitian tingkat nasional dan regional lainnya dengan motivasi yang lebih tinggi.
Cerita Inspiratif dari Seorang Mahasiswa Profesional
Fitra Aditya Rahman memiliki profil yang unik di antara mahasiswa pascasarjana. Sebelum melanjutkan studi magister pada 2024, Fitra bekerja sebagai konsultan teknik sipil di sebuah perusahaan konstruksi swasta selama lima tahun. Pengalaman kerja ini memberinya perspektif praktis yang dihubungkan dengan teori akademis.
“Saya memutuskan melanjutkan pendidikan karena menyadari bahwa pengalaman praktis saja tidak cukup. Saya ingin memiliki keahlian riset yang mendalam untuk memberikan solusi yang lebih inovatif dan berbasis evidence,” jelas Fitra mengenai motivasi melanjutkan pendidikan.
Fitra juga menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat lokal dalam penelitiannya. Dia telah mengadakan lebih dari 20 kali focus group discussion dengan nelayan, petani, dan pemimpin komunitas di berbagai desa pesisir untuk memahami kebutuhan lokal secara mendalam.
“Mereka adalah expert lokal. Tanpa masukan mereka, penelitian ini tidak akan selesai dengan baik. Ini adalah pembelajaran berharga bahwa penelitian yang berdampak adalah yang melibatkan komunitas sejak awal,” tambahnya.
Rencana Lanjutan dan Aspirasi Masa Depan
Prestasi nasional ini baru permulaan bagi Fitra. Dia berencana untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal internasional terkemuka dalam bidang teknik sipil dan infrastruktur berkelanjutan. Beberapa draft paper sudah disiapkan untuk disubmitkan ke jurnal-jurnal seperti Journal of Sustainable Infrastructure dan International Journal of Disaster Risk Reduction.
Selain itu, Fitra juga telah menerima tawaran melanjutkan studi ke tingkat doktor di Universitas Teknologi Malaysia dengan topik yang lebih luas tentang resiliensi infrastruktur di kawasan Asia Tenggara.
“Saya ingin terus berkontribusi dalam penelitian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Gelar doktor adalah langkah untuk memperdalam keahlian dan memperluas jaringan kolaborasi penelitian,” ungkap Fitra tentang rencana masa depannya.
Penutup: Momentum Pertumbuhan Riset di Unismuh Kendari
Pencapaian Fitra Aditya Rahman menjadi bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Pascasarjana, telah matang sebagai institusi penghasil penelitian berkualitas. Meskipun lebih muda dibandingkan universitas-universitas ternama lainnya di Indonesia, Unismuh Kendari terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun kultur penelitian yang serius dan berorientasi pada solusi praktis.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. A. Sudirman Hamid, S.T., M.T., dalam pernyataan tertulisnya menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas penelitian di seluruh program studi.
“Penghargaan nasional yang diraih mahasiswa kita menunjukkan bahwa Unismuh Kendari telah memiliki kapabilitas menghasilkan riset berkualitas tingkat nasional. Ke depannya, kami berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas riset, memberikan insentif bagi dosen dan mahasiswa yang aktif melakukan penelitian, serta membuka akses lebih luas untuk publikasi dan partisipasi dalam kompetisi penelitian nasional dan internasional,” ungkap Prof. A. Sudirman.
Dengan momentum positif ini, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat menjadi pusat riset yang semakin diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional Asia Tenggara. Prestasi Fitra adalah buah dari investasi jangka panjang universitas dalam membangun ekosistem penelitian yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Bagi mahasiswa pascasarjana lain di Unismuh Kendari, pencapaian Fitra menjadi inspirasi dan bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi dapat membawa mereka ke podium tertinggi dalam dunia penelitian nasional. Semoga ke depannya, lebih banyak lagi peneliti muda dari Kendari yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.
—
[Akhir Artikel – Total kata: 1.847]